kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Permintaan dollar menekan otot rupiah


Senin, 28 Desember 2015 / 17:34 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah melanjutkan pelemahan di tengah sepinya perdagangan menjelang libur tahun baru.

Di pasar spot, Senin (28/12) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tergerus tipis 0,11% ke level Rp 13.647. Sebaliknya, kurs tengah bank Indonesia mencatat rupiah menguat tipis 0,003% ke level Rp 13.639 per dollar AS.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk menuturkan, permintaan dollar AS yang menguat menjadi penyebab melemahnya rupiah. Di akhir tahun, USD memang banyak dicari terutama untuk membayar utang korporasi yang jatuh tempo.

Menjelang libur nasional sekaligus perayaan tahun baru 2016, volume perdagangan semakin sempit. "Jadi pelaku pasar sepertinya mulai membatasi perdagangan pekan ini," papar Trian.

Untuk itu, rupiah tidak akan banyak bergerak. Trian menduga, rupiah pasca Selasa (29/12) akan terkonsolidasi dengan kecenderungan menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×