kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Permintaan Ayam Broiler dan Pakan Ternak Membaik, Cermati Rekomendasi Saham JPFA


Kamis, 02 Februari 2023 / 04:30 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Dalam riset tanggal 1 November 2022, Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano juga mengestimasi, pendapatan dan laba bersih JPFA pada 2023 akan tumbuh positif.

Untuk sepanjang tahun 2022, Victor memprediksi total pendapatan JPFA dapat mencapai Rp 47,96 triliun dengan laba bersih Rp 1,83 triliun.

Untuk tahun 2023, pendapatan diperkirakan mencapai Rp 53,93 triliun dengan laba bersih Rp 2,06 triliun. Jumlah tersebut masing-masing tumbuh 12,4% dan 12,63% secara tahunan.

Baca Juga: Jelang Bulan Suci Ramadan, Saham-Saham Ini Bisa Mulai Dicicil Beli

Victor dan Farras merekomendasikan buy JPFA dengan target harga yang sama, yakni Rp 1.800 per saham.  Nashrullah juga merekomendasikan buy JPFA dengan target harga Rp 2.200 per saham.

Menurut Nashrullah, sentimen lainnya yang dapat meningkatkan harga JPFA adalah potensi peningkatan permintaan menjelang tahun politik, terutama pada semester 2 2023. Sementara risiko penurunannya berasal dari culling yang tidak efektif atau bahkan dihentikan, serta kembali melonjaknya biaya bahan baku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×