kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penurunan harga nikel memasuki hari kedua


Rabu, 21 Mei 2014 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Begini Proses Terjadinya Gempa Bumi yang Banyak Terjadi di Indonesia. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/tom.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

LONDOn. Harga nikel hari ini, Rabu (21/5) kembali turun untuk hari kedua di London . Penurunan harga terjadi karena adanya spekulasi reli harga bisa menurunkan permintaan logam yang dibutuhkan untuk memproduksi stainless steel tersebut.

Nikel untuk pengiriman tiga bulan turun 2,1% menjadi US$ 19.431 per metrik ton di London Metal Exchange (LME). Sedangkan di Tokyo, harga nikel dibanderol di posisi US$ 19.501 pada pukul 16:10. Harga sempat mencapai harga tertinggi sejak Februari 2012 di harga US$ 21.625 pada 13 Mei lalu.

Harga nikel ini tercatat naik 40% tahun ini, dan tercatat sebagai logam terbaik di antara enam logam yang diperdagangkan di LME. Salah satu pemicu kenaikan harga adalah, adanya larangan ekspor bijih nikel mentah dari sejak Januari .

Sementara itu, data dari LME menyebutkan, stok nikel tercatat naik 6,7% tahun ini menjadi 279.138 ton. "Pasar berusaha menemukan posisi harga baru,” kata Chae Un Soo, trader logam di Korea Exchange Bank Futures Co di Seoul . 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×