kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penurunan enam sektor menyebabkan indeks memerah di akhir pekan


Jumat, 14 Oktober 2011 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Kebijakan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) masih diterapkan di sejumlah provinsi di Indonesia. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Akhir pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatatkan penurunan. Pada pukul 16.00, IHSG turun 0,29% menjadi 3.664,680.

Terdapat setidaknya enam sektor yang memerah. Sektor infrastruktur mencatatkan penurunan terbesar yakni 1,52%. Kemudian, disusul oleh sektor consumer goods dan sektor industri lain-lain yang masing-masing turun 1,24% dan 0,73%.

Sekitar 105 saham ditransaksikan naik. Sedangkan 91 saham lainnya turun dan 82 saham ditransaksikan tak berubah posisi. Volume transaksi hari ini melibatkan 5,359 miliar saham senilai Rp 5,340 triliun.

Saham-saham yang menghuni posisi top losers sore ini adalah PT Nusantara Inti Corpora (UNIT) turun 16,13% menjadi Rp 260, PT Tempo Inti Media (TMPO) turun 10,83% menjadi Rp 107, dan PT Pacific Strategic (APIC) turun 10% menjadi Rp 450.

Sedangkan tiga saham yang menghuni posisi top gainers antara lain PT Supreme Cable Manufacture (SCCO) naik 25% menjadi Rp 2.500, PT Asia Pacific Fibers (POLY) naik 24,14% menjadi Rp 540, dan PT Rig Tenders (RIGS) naik 23,23% menjadi Rp 610.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×