kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Penjualan alat berat UNTR di 2014 anjlok 16%


Sabtu, 14 Februari 2015 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyortir barang yang akan dikirim di Gudang Ekspor Shopee, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (30/8/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Sepanjang tahun lalu, penjualan PT United Tractors Tbk (UNTR) menurun. Berdasarkan rilis, UNTR hanya mampu melego alat berat 3.513 unit, turun 16,42% dibandingkan akhir tahun 2013 sebanyak 4.203 unit. Per Desember 2014, penjualan UNTR hanya 110 unit.

Hariyanto Wijaya, Analis Mandiri Sekuritas, mengatakan, penjualan tersebut terendah sejak sembilan tahun terakhir. Menurut dia, target penjualan alat berat  tahun lalu di bawah ekspektasi. "Penjualan tersebut hanya mewakili 94,4% dari estimasi penjualan UNTR 2014 yakni 3.772 unit," ujar dia dalam riset 13 Februari 2015. Tak hanya itu, dari sektor kontraktor pertambangan seperti produksi batubara, pengangkutan dan pemindahan material dari alat gali ke tempat pembuangan (overburden removal) menurun. Untunglah, penjualan batubara meningkat 42,1% menjadi 5,94 juta ton.

Karena itu, Hariyanto merekomendasikan jual saham UNTR. "Kami memprediksikan laba bersih per saham UNTR tahun ini akan lebih rendah 25,2% dari target konsensus," ujar dia. Kemarin (13/2), harga UNTR ditutup menguat 1,88% menjadi Rp 18.950 per saham.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×