kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Penerbitan Obligasi Diprediksi Ramai pada Awal 2026, Cermati Pemicunya


Jumat, 26 Desember 2025 / 19:44 WIB
Penerbitan Obligasi Diprediksi Ramai pada Awal 2026, Cermati Pemicunya
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di BRI Danareksa Sekuritas, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Tren penerbitan obligasi korporasi diprediksi ramai pada 2026, dipicu penurunan suku bunga. Cermati emiten seperti TPIA, ENRG, BWPT, dan TOBA.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Raden menilai, tren penerbitan obligasi akan terus ramai sepanjang 2026 nanti, terutama jika suku bunga acuan berlanjut mengalami penurunan.

Obligasi diyakini masih menjadi salah satu sumber pendanaan ideal bagi emiten lantaran struktur pendanaannya lebih fleksibel, tidak menimbulkan dilusi saham, serta tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan emiten.

Terlepas dari itu, emiten penerbit obligasi tetap perlu mempertimbangkan kondisi arus kas, kemampuan pembayaran bunga, serta kejelasan penggunaan dana agar tidak membebani kesehatan keuangan secara jangka panjang.

Baca Juga: Penerbitan Obligasi Korporasi Ramai di Semester Kedua, Imbal Hasil Masih Menarik

Secara umum, Raden menganggap saham-saham emiten yang menerbitkan obligasi dalam waktu dekat cukup menarik bagi investor.

Pihak investor pun dapat memilih investasi baik pada saham emiten penerbit obligasi maupun berinvestasi ke obligasinya secara langsung dengan mempertimbangkan kondisi fundamental, peringkat kredit, dan tujuan penggunaan dana.

"Kalau poin-poin tersebut sudah jelas semua, berikutnya investor bisa menimbang nilai kupon dan tenornya," tandas dia.

Sementara itu, Nafan menyarankan investor untuk akumulasi beli saham ENRG dengan target harga di level Rp 1.960 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×