kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Pendapatan Naik 20,57%, Laba Ciputra Development (CTRA) Melesat 31% pada 2021


Sabtu, 16 April 2022 / 07:05 WIB
Pendapatan Naik 20,57%, Laba Ciputra Development (CTRA) Melesat 31% pada 2021


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mencatat kinerja gemilang tahun lalu. Emiten proprerti ini mencatat kenaikan pendapatan 20,57% menjadi Rp 9,73 triliun pada tahun 2021 dari sebelumnya Rp 8,07 triliun.

Bahkan, laba bersih CTRA melesat 31,06% pada tahun 2021 menjadi Rp 1,73 triliun. Tahun 2020, CTRA meraup laba Rp 1,32 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan CTRA yang dirilis Jumat (15/4), penjualan properti berkontribusi 82,53% dari total pendapatan CTRA atau sebesar Rp 8,03 triliun. Penjualan properti, baik itu kavling, rumah hunian, ruko, apartemen, dan kantor naik 21,67% secara tahunan.

Baca Juga: CTRA Incar Penjualan Rp 8,2 Triliun pada Tahun Ini, Begini Strateginya

Pendapatan kavling, rumah hunian, dan ruko naik 11,07% menjadi Rp 5,62 triliun. Sedangkan penjualan apartemen naik 25% menjadi Rp 1,35 triliun. Penjualan kantor bahkan melesat 133,53% menjadi Rp 1,06 triliun.

Sedangkan pendapatan usaha dari bisnis rumah sakit, pusat niaga, hotel, sewa kantor, lapangan golf, dan lain-lain berkontribusi 17,47 total pendapatan CTRA. Pendapatan usaha segmen ini meningkat 14,97% menjadi Rp 1,69 triliun dari sebelumnya Rp 1,47 triliun.

Baca Juga: Ciputra Development (CTRA) Bukukan Marketing Sales Rp 1,9 Triliun Per Maret 2022

Margin laba kotor CTRA memang naik menjadi 49,74% dari sebelumnya 51,05%. Tapi, margin laba usaha naik menjadi 34,53% dari sebelumnya 32,84%.

Kenaikan margin laba usaha ini terutama disebabkan oleh peningkatan penghasilan lain-lain yang berasal dari manajemen estat, laba penjualan aset tetap dan properti investasi, penghasilan dari denda dan lain-lain. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×