kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelaku pasar wait and see, IHSG terkoreksi tipis


Kamis, 09 April 2015 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG menunjukan penguatan pada Jumat (27/10) ke level 6.727


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis pada sesi I perdagangan, Kamis (9/4). Data RTI menunjukkan indeks turun 0,09% atau 5,081 poin ke level 5.481,503.

Tercatat 115 saham bergerak turun, 122 saham bergerak naik, dan 103 saham stagnan. Di perdagangan sesi I ini melibatkan 3,7 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,4 triliun.

Secara sektoral, enam dari 10 indeks sektor menghijau. Yakni antara lain basic industry naik 0,32%, consumer goods naik 0,24%, dan manufacture naik 0,23%. 

Sedangkan, empat sektor yang memerah antara lain agriculture turun 0,50%, finance turun 0,44%, dan mining turun 0,21%. 

Ada pun, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers LQ45 yaitu PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 3,42% ke Rp 16.225, PT Matahari Department Tbk (LPPF) turun 2,96% ke Rp 18.850, dan PT Aneka Tambang (ANTM) turun 1,66% ke Rp 890. 

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers LQ45 yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 2,44% ke Rp 23.050, PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 1,82% ke Rp 3.925, dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik 1,49% ke Rp 2.060.

Sepertinya, pelaku pasar tengah milih sikap wait and see pasca rilis risalah Federal Reserve (The Fed) perihal kenaikan suku bunga. Asal tahu saja, dalam risalah The Fed pada pertemuan Maret lalu terkuak bahwa adanya perbedaan pendapat perihal kenaikan suku bunga. 

Satu sisi berpendapat kenaikan suku bunga bisa dilakukan pada Juni mendatang. Tetapi di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat (AS) saat ini belum cukup kuat untuk memutuskan menaikkan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×