kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.955   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.180   72,14   1,18%
  • KOMPAS100 816   14,53   1,81%
  • LQ45 623   14,64   2,41%
  • ISSI 212   0,66   0,31%
  • IDX30 352   8,96   2,61%
  • IDXHIDIV20 440   11,46   2,67%
  • IDX80 93   1,71   1,87%
  • IDXV30 118   1,18   1,01%
  • IDXQ30 114   3,12   2,83%

Pasokan semen berlebih, investor asing jauhi saham-saham emiten semen


Senin, 30 Desember 2019 / 17:42 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Pasokan semen berlebih, investor asing jauhi saham-saham emiten semen di tahun ini.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Khomarul Hidayat

Saat ini semua saham emiten semen diperdagangkan dengan price earnings ratio (PER) di atas 40 kali. SMGR misalkan, diperdagangkan dengan PER 42,27 kali. Sedangkan INTP memiliki PER sebesar 46,19 kali.

SMBR bahkan lebih tinggi lagi, yakni dengan PER mencapai 150 kali.

Selain karena valuasi yang mahal, dilepasnya saham emiten semen oleh investor asing juga disebabkan oleh rendahnya permintaan semen sepanjang 2019. “Dari sisi permintaan sendiri pertumbuhannya stagnan di 2019,” ujar Nugroho.

Baca Juga: Efisiensi jadi strategi penting INTP di 2020

Data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI), hingga Oktober 2019 penjualan semen domestik sebesar 56,10 juta ton. Pencapaian ini turun 1,5% dibandingkan dengan konsumsi semen pada periode tahun 2018 yang mencapai 56,97 juta ton.

Dalam riset (18/12), Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, konsumsi semen yang tergolong lemah pada tahun 2019 dikarenakan sikap wait and see yang diadopsi oleh banyak investor.

“Untuk tahun 2020, kami masih belum melihat katalis kuat untuk meningkatkan konsumsi semen,” tulis Mimi dalam risetnya.

Baca Juga: Masih dibayangi oversupply, simak rekomendasi saham untuk emiten semen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×