kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pasca terperosok, bursa Jepang rebound!


Jumat, 24 Mei 2013 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Pabrik baja PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP)


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Bursa Jepang rebound dari penurunan terbesar sejak musibah tsunami 2011 lalu pagi ini (24/5).

Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.47 waktu Tokyo, indeks Topix mendaki 2,1% menjadi 1.213,68. Kemarin (23/5), indeks acuan Negeri Sakura ini terhempas sebesar 6,9% dan merupakan penurunan harian terbesar sejak 15 maret 2011 lalu.

Sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average naik 2,3% menjadi 14.823,60. Nah, pagi ini, hanya terdapat 12 saham yang turun dari 225 anggota pasar saham Jepang.

Adapun sektor yang mengerek bursa Jepang adalah lompatan saham finansial dan real estate. Meski demikian, sektor consumer goods mencatatkan lompatan tertinggi dibanding 33 sektor industri yang terhimpun dalam Topix sebesar 4,3%, setelah kemarin anjlok 11%.

Adapun saham-saham yang pergerakannya mempengaruhi bursa Jepang adalah Tokyo Tatemono Real Estate Sales Co yang naik 6,5%, Nomura Holdings Inc pulih 4% setelah anjlok 8,2% kemarin, dan Shinsei Bank Ltd yang naik 7,4% setelah merosot 15% kemarin.

"Sebenarnya, aksi jual yang melanda pasar saham kemarin merupakan koreksi sehat. Sejauh ini, dalam reli sudah terjadi dalam enam bulan terakhir, yang menguasai pasar itu adalah global spekulator. Tak usah dipertanyakan lagi. Pasar benar-benar sudah jenuh beli," jelas Jesper Koll, head of Japanese equity research JPMorgan Chase & Co.



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×