kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasar volatil, saham-saham defensif ini bisa jadi pilihan


Kamis, 26 Maret 2020 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan mengenakan masker berjaga di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (26/3). Dari awal tahun, Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami tekanan hingga terkoreksi 30,76%./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/03/2020


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Ia menjagokan saham-saham dari sektor perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI). 

Kemudian saham pilihan dari sektor consumer goods meliputi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). 

Baca Juga: Karena Korona: How Low Can It Go, IHSG?

Dan dari sektor farmasi ada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofarma Tbk (INAF), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Secara valuasi, Hans bilang, saham-saham tersebut sudah terbilang mudah dan pelaku pasar bisa mempertimbangkan untuk melakukan akumulasi beli.

Dari awal tahun, Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami tekanan hingga terkoreksi 30,76%. Pada perdagangan Kamis (26/3) pukul 15.45, IHSG bangkit 10,53% ke level 4.350,88.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×