kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pasar volatil, saham-saham defensif ini bisa jadi pilihan


Kamis, 26 Maret 2020 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan mengenakan masker berjaga di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (26/3). Dari awal tahun, Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami tekanan hingga terkoreksi 30,76%./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/03/2020


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Ia menjagokan saham-saham dari sektor perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI). 

Kemudian saham pilihan dari sektor consumer goods meliputi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). 

Baca Juga: Karena Korona: How Low Can It Go, IHSG?

Dan dari sektor farmasi ada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofarma Tbk (INAF), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Secara valuasi, Hans bilang, saham-saham tersebut sudah terbilang mudah dan pelaku pasar bisa mempertimbangkan untuk melakukan akumulasi beli.

Dari awal tahun, Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami tekanan hingga terkoreksi 30,76%. Pada perdagangan Kamis (26/3) pukul 15.45, IHSG bangkit 10,53% ke level 4.350,88.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×