kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pam Mineral (NICL) Putuskan Tebar Dividen, Cek Besaran dan Jadwalnya


Selasa, 09 Mei 2023 / 18:31 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT PAM Mineral Tbk (NICL). Pam Mineral (NICL) bagi dividen Rp 28,98 miliar, intip jadwal hingga estimasi yield-nya.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Pam Mineral Tbk (NICL) akan membagikan dividen sebesar 19,30% dari laba tahun buku 2022 atau setara Rp 28,98 miliar.

Pembagian dividen tunai ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada Rabu (3/5).

Adapun setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen tunai senilai Rp 3,00 per saham.

Pada perdagangan Selasa (9/5), saham NICL menguat 0,72% ke level Rp 280 per saham. Dengan demikian, estimasi yield yang dihasilkan saham NICL

 

sebesar 1,07%.

Baca Juga: Hilirisasi Nikel, Begini Rencana PAM Mineral (NICL)

Berikut jadwal pembagian dividen NICL :

  • Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 11 Mei 2023
  • Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 12 Mei 2023
  • Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 15 Mei 2023
  • Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 16 Mei 2023
  • Tanggal Tutup Buku Dividen (Recording Date) : 15 Mei 2023. Pukul 16.00 WIB
  • Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2022 : 31 Mei 2023

Baca Juga: PAM Mineral (NICL) Kerek Volume Penjualan dan Produksi Nikel Hingga 24% di 2023

Sepanjang tahun lalu, NICL membukukan penjualan sebesar Rp 1,13 triliun, melejit 170% dari tahun sebelumnya Rp 419,45 miliar. Seiring dengan itu, laba bersih juga naik signifikan 230% mencapai Rp 150,21 miliar dari sebelumnya Rp 45,50 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×