kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.308   0,00   0,00%
  • IDX 7.153   -225,75   -3,06%
  • KOMPAS100 970   -34,57   -3,44%
  • LQ45 691   -24,54   -3,43%
  • ISSI 260   -7,61   -2,84%
  • IDX30 382   -10,82   -2,75%
  • IDXHIDIV20 471   -11,55   -2,39%
  • IDX80 108   -3,85   -3,43%
  • IDXV30 137   -2,91   -2,08%
  • IDXQ30 122   -3,28   -2,61%

Outlook harga minyak masih muram


Senin, 22 Desember 2014 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Makanan yang Bisa Merusak Kesehatan Kulit


Reporter: Dina Farisah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Harga minyak sedikit diuntungkan menjelang tutup tahun. Musim dingin turut menopang harga. Mengutip Bloomberg, Senin (22/12), pukul 10.30 berada di level US$ 57,76 per barel. Harga naik 1,1% dibanding akhir pekan lalu.

Zulfirman Basir, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, musim dingin di berbagai negara dapat memberikan harapan akan terjaganya outlook permintaan. Permintaan minyak cenderung meningkat ketika dunia mengalami musim dingin yang jatuh pada periode Desember - Februari.

Namun, lanjut Firman, sentimen negtif masih mendominasi pergerakan harga minyak. Investor masih cemas dengan melimpahnya suplai di pasar di saat outlook permintaan energi dunia cukup rapuh dengan merebaknya ancaman perlambatan ekonomi global.

"Kecemasan diperburuk oleh pernyataan menteri perminyakan Ali al-Naimi bahwa Arab Saudi tidak akan memangkas produksi minyak walaupun negara non-OPEC menurunkan produksinya," jelas Firman.

Dia menambahkan, outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat menuju pelemahan dengan target penurunan US$ 55 per barel dan stop-loss US$59 per barel. "Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran US$56,70 per barel hingga US$58,90 per barel untuk hari ini," prediksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×