Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan dan mencatat koreksi selama empat hari berturut-turut.
Pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026), IHSG ambles 2,16% atau turun 163 poin ke level 7.378,60, menandai pelemahan terdalam dalam beberapa hari terakhir.
Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat bergerak di rentang 7.378 hingga 7.582, sebelum akhirnya ditutup di zona merah.
Baca Juga: Tercatat Net Buy Rp 380 Miliar, Ini Saham yang Paling Banyak Dibeli Asing (20/4)
Data perdagangan menunjukkan aktivitas yang cukup ramai, dengan total volume transaksi mencapai 54,16 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 20,49 triliun. Namun, derasnya tekanan jual membuat pergerakan indeks tak mampu bertahan di zona positif.
Sebanyak 505 saham tercatat melemah, jauh melampaui 192 saham yang menguat, sementara 123 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi ini mempertegas sentimen negatif yang menyelimuti pasar.
Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp 978,65 miliar di seluruh pasar, yang turut memperbesar tekanan terhadap IHSG.
Baca Juga: IHSG Rebound ke 7.634, Intip Saham yang Banyak Diborong Asing di Akhir Pekan Ini
Meski demikian, di tengah koreksi IHSG, asing juga banyak memburuk saham-saham ini.
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Kamis:
1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 147,25 miliar
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 110,07 miliar
3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 105,81 miliar
4. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 57,36 miliar
5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 56,01 miliar
6. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp 54,41 miliar
7. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 41,33 miliar
8. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 40,06 miliar
9. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 25,91 miliar
10. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp 10,87 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













