kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.974   -39,00   -0,22%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

OJK meneliti jawaban kubu manajemen BRAU


Senin, 25 Mei 2015 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan data Jisdor Bank Indonesia, rupiah melemah 0,74% ke Rp 15.614 per dolar AS pada Senin (11/12).


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima penjelasan tertulis masing-masing kubu yang mengklaim manajemen resmi PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU).

"Kami sedang mereview jawaban mereka," ujar Nurhaida, Kepala Eksekutif Bidang Pasar Modal OJK, Senin (25/5).

OJK, lanjut dia, tidak pada kapasitas menentukan mana manajemen yang berhak mana yang tidak. Pasalnya, kasus anak usaha Asia Resource Minerals Plc (ARMS) ini tidak hanya menyentuh ranah pasar modal. Tetapi, ada Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT)

Wasit pasar keuangan ini akan bertindak sesuai aturan pasar modal yang berlaku. Misalnya, terkait keterbukaan informasi yang perlu disampaikan.

Nurhaida menampik isu jika ada lobi yang dilakukan kubu direksi BRAU lama yang dipimpin Amir Sambodo.

"OJK bekerja sesuai ketentuan, kami harus mempertanggungjawabkan hal itu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×