kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.980   -33,00   -0,18%
  • IDX 5.889   144,14   2,51%
  • KOMPAS100 765   21,44   2,88%
  • LQ45 581   15,90   2,81%
  • ISSI 204   4,61   2,31%
  • IDX30 329   8,62   2,69%
  • IDXHIDIV20 405   10,15   2,57%
  • IDX80 87   2,36   2,79%
  • IDXV30 110   2,24   2,08%
  • IDXQ30 106   2,77   2,68%

OJK meneliti jawaban kubu manajemen BRAU


Senin, 25 Mei 2015 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan data Jisdor Bank Indonesia, rupiah melemah 0,74% ke Rp 15.614 per dolar AS pada Senin (11/12).


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima penjelasan tertulis masing-masing kubu yang mengklaim manajemen resmi PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU).

"Kami sedang mereview jawaban mereka," ujar Nurhaida, Kepala Eksekutif Bidang Pasar Modal OJK, Senin (25/5).

OJK, lanjut dia, tidak pada kapasitas menentukan mana manajemen yang berhak mana yang tidak. Pasalnya, kasus anak usaha Asia Resource Minerals Plc (ARMS) ini tidak hanya menyentuh ranah pasar modal. Tetapi, ada Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT)

Wasit pasar keuangan ini akan bertindak sesuai aturan pasar modal yang berlaku. Misalnya, terkait keterbukaan informasi yang perlu disampaikan.

Nurhaida menampik isu jika ada lobi yang dilakukan kubu direksi BRAU lama yang dipimpin Amir Sambodo.

"OJK bekerja sesuai ketentuan, kami harus mempertanggungjawabkan hal itu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×