kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

OJK: Ada 8 Perusahaan Antre IPO, Nilainya Capai Rp 9,15 Triliun


Kamis, 05 November 2026 / 16:04 WIB
OJK: Ada 8 Perusahaan Antre IPO, Nilainya Capai Rp 9,15 Triliun
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal mencapai Rp 209,77 triliun. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal mencapai Rp 209,77 triliun dari awal tahun hingga 30 Oktober 2026.

Sementara yang dalam pipeline terdapat 26 rencana penghimpunan dana di pasar modal dengan nilai Rp 24,46 triliun.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK mengatakan, minat korporasi domestik menghimpun dana melalui pasar modal masih cukup tinggi.

“Penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal masih cukup tinggi, dengan nilai penawaran umum secara year to date telah mencapai Rp 209,77 triliun,” kata Hasan dalam konferensi pers, Kamis (5/11/2026).  

Baca Juga: OJK Jatuhkan Denda Rp 2,23 Triliun kepada 169 Pihak hingga Oktober 2026

Berdasarkan paparan OJK, terdapat 179 penawaran umum dari seluruh instrumen yang telah terealisasi hingga akhir Oktober 2026.

Sementara itu, pipeline mencakup 26 rencana penawaran umum berbagai instrumen. Rinciannya, terdapat delapan aksi penawarann perdana saham (IPO) dengan perkiraan dana Rp 9,15 triliun.

Selain itu, terdapat tiga rencana aksi Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan perkiraan nilai indikatif Rp 6 triliun.

Terdapat satu penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan nilai Rp 1 triliun. Lalu ada 14 rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) EBUS Tahap I dan II dengan perkiraan dana Rp 8,32 triliun. 

Hasan menyebut, realisasi penghimpunan dana hingga akhir tahun masih dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari dinamika pasar, minat investor, hingga pertimbangan emiten terkait waktu penerbitan dan biaya pendanaan.

“Realisasi penawaran umum hingga akhir tahun akan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan momentum penerbitan dan biaya pendanaan,” katanya. 

OJK akan terus mencermati perkembangan penghimpunan dana tersebut dan mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan korporasi, dengan tetap memperhatikan keterbukaan informasi serta perlindungan investor.

“OJK dalam hal ini akan terus mencermati perkembangan tersebut dan terus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi,” jelas Hasan. 

Baca Juga: OJK Catat Dana Kelolaan ETF Emas Mencapai Rp 110,26 Miliar per Oktober 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×