kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.790   10,00   0,06%
  • IDX 8.125   2,17   0,03%
  • KOMPAS100 1.143   5,96   0,52%
  • LQ45 831   7,02   0,85%
  • ISSI 287   -2,20   -0,76%
  • IDX30 433   2,63   0,61%
  • IDXHIDIV20 519   3,95   0,77%
  • IDX80 128   1,02   0,80%
  • IDXV30 141   0,55   0,39%
  • IDXQ30 140   0,52   0,38%

Obligasi negara atau korporasi, mana yang lebih menarik?


Minggu, 21 Juni 2020 / 12:04 WIB
Obligasi negara atau korporasi, mana yang lebih menarik?
ILUSTRASI. Obligasi korporasi lebih kebal terhadap capital outflow, tetap waspada penurunan rating emiten.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Dengan masing-masing kelebihan dan kekurangan, Nesya mengungkapkan pemilihan jenis obligasi pada akhirnya tergantung dengan kebutuhan dan profil investasi masing-masing investor.

Jika investor menyukai instrumen yang lebih aman dan jangka waktu investasinya menengah-panjang, Nesya menyebut obligasi pemerintah jadi pilihan yang lebih cocok. Tetapi, indikasi imbal hasil yang ditawarkan cenderung lebih rendah dibanding obligasi korporasi.

“Namun, jika investor membutuhkan alternatif untuk yield hunting maka obligasi korporasi menjadi pilihan tepat. Pasalnya, obligasi korporasi punya imbal hasil yang lebih menarik dan tidak rentan terhadap risiko outflow dana asing,” tambah Nesya.

Baca Juga: Sepekan menguat 0,23%, analis prediksi pekan depan rupiah tetap perkasa

Lebih lanjut, dengan memperhatikan berbagai indikator seperti pergerakan suku bunga BI, nilai tukar rupiah, level CDS 5 tahun Indonesia, serta arah pergerakan yield US Treasury 10 tahun, Nesya memproyeksikan imbal hasil obligasi pemerintah benchmark 10 tahun bisa mencapai 6,5% sampai 7%.

“Untuk obligasi korporasi, imbal hasil dapat dihitung berdasarkan yield obligasi SUN sebagai benchmark dan credit spread dengan menyesuaikan tenor dan rating dari obligasi korporasi tersebut,” pungkas Nesya.

Baca Juga: Penerbitan sukuk global akan mengerek cadangan devisa hingga US$ 1,5 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×