kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Obligasi global Indika kelebihan permintaan 6 kali


Jumat, 03 November 2017 / 15:47 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) baru saja menetapkan nilai obligasi global yang akan digunakan untuk menambah porsi kepemilikan saham PT Kideco Jaya Agung. Nilai pokoknya ditetapkan pada level US$ 575 juta dengan kupon 5,875%.

Respon calon pembeli obligasi terbilang positif. Hal ini tercermin dari total permintaan yang terakumulasi dalam orderbook pada saat penetapan harga (pricing) berasal dari sekitar 250 rekening dengan nilai mencapai lebih dari US$ 3,5 miliar atau 6,1 kali lipat.

"Tingginya permintaan atas obligasi kami adalah bukti kepercayaan dan dukungan komunitas investor global atas strategi bisnis kami yaitu pembelian tambahan 45% saham Kideco yang akan meningkatkan porsi kepemilikan Indika Energy menjadi 91%," jelas Direktur Utama INDY Arsjad Rasjid, Jumat (3/11).

Obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2024 ini dilepas sejumlah 50% untuk pasar Asia, 29% untuk Amerika Serikat, dan 21% untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Berdasarkan tipe investor, manajer investasi menyerap sebesar 92%, bank atau private bank 7%, dan dana pensiun atau asuransi mengambil alokasi 1%.

INDY akan menggunakan dana hasil obligasi tersebut untuk menambah 45% saham Kideco. Sehingga, setelah proses akuisisinya tuntas, INDY bakal menjadi pemegang 91% saham perusahaan batubara terbesar ketiga di Indonesia tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×