kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.925   23,00   0,14%
  • IDX 7.169   -133,54   -1,83%
  • KOMPAS100 992   -21,95   -2,17%
  • LQ45 733   -13,81   -1,85%
  • ISSI 252   -5,84   -2,27%
  • IDX30 399   -7,79   -1,92%
  • IDXHIDIV20 499   -11,60   -2,27%
  • IDX80 112   -2,35   -2,06%
  • IDXV30 136   -1,98   -1,43%
  • IDXQ30 130   -2,76   -2,08%

IHSG Berpeluang Menguat pada Jumat (12/12/2025), Simak Rekomendasi Saham Berikut


Jumat, 12 Desember 2025 / 06:00 WIB
IHSG Berpeluang Menguat pada Jumat (12/12/2025), Simak Rekomendasi Saham Berikut
ILUSTRASI. Pasca melemah, IHSG berpeluang menguat Jumat (12/12/2025). Cermati sentimen geopolitik dan RDG BI. Ini saham pilihan para analis.KONTAN/Cheppy A. Muchlis/28/10/2025


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,92% atau 80,44 poin ke level 8.620,48 pada akhir perdagangan Kamis (11/12/2025). Namun, analis memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (12/12/2025).

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, IHSG berpeluang menguat pada perdagangan Jumat (12/12/2025) dengan support 8.591 dan resistance 8.669. 

Sentimen pergerakan IHSG hari ini akan cenderung rebound secara teknikal dan diperkirakan investor masih mencermati akan perkembangan geopolitik global.

Herditya menyarankan investor untuk mencermati saham BBKP dengan target harga Rp 79 - Rp 82 per saham, NICL Rp 1.175 - Rp 1.235 per saham, dan WIFI Rp 4.390 - Rp 4.530 per saham.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp 1,26 Triliun Saat IHSG Turun, Cek Saham yang Dikoleksi Kamis (11/12)

Sementara itu, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, secara teknikal, MACD membentuk Death Cross yang mengindikasikan potensi pelemahan indeks masih berlanjut.

Sehingga, diperkirakan koreksi IHSG berpotensi berlanjut pada perdagangan Jumat (12/12/2025) dan menguji level support di rentang 8.550-8.600. 

Sementara itu, memanasnya bentrokan perbatasan antara Thailand dan Kamboja juga menjadi faktor negatif, karena berpotensi meningkatkan risiko geopolitik di kawasan ASEAN. Selanjutnya investor juga akan menantikan pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada pekan depan (17/12). 

“Investor akan mencermati pergerakan rupiah, apakah akan mampu membuat Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga pada pertemuan terakhir di tahun ini,” ungkapnya kepada KONTAN Kamis (11/12/2025).

Baca Juga: Wall Street Melemah, Kekhawatiran Belanja AI Oracle Tekan S&P 500 dan Nasdaq

Asal tahu saja, rupiah yang menguat pada level Rp 16.665 per dolar AS di perdagangan Kamis (11/12), seiring dengan pelemahan indeks dolar AS. 

Alrich menyarankan investor untuk memperhatikan saham SMGR, INTP, RATU, PYFA, dan PTRO untuk perdagangan Jumat (12/12/2025).

Selanjutnya: Info Cuaca Sumatera Barat 12-20 Desember 2025: Berawan dan Hujan Ringan

Menarik Dibaca: Daftar Tablet Murah dari Infinix yang Tawarkan Banyak Kelebihan, Cek di Sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×