kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.808   74,00   0,44%
  • IDX 7.828   -492,09   -5,91%
  • KOMPAS100 1.080   -68,31   -5,95%
  • LQ45 770   -42,33   -5,21%
  • ISSI 282   -23,09   -7,57%
  • IDX30 400   -17,67   -4,23%
  • IDXHIDIV20 477   -16,49   -3,34%
  • IDX80 119   -7,65   -6,02%
  • IDXV30 131   -7,06   -5,11%
  • IDXQ30 129   -5,19   -3,87%

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Kontrak Baru Rp 1,42 Triliun pada Semester I 2025


Minggu, 20 Juli 2025 / 10:00 WIB
Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Kontrak Baru Rp 1,42 Triliun pada Semester I 2025
ILUSTRASI. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mencatatkan raihan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,42 triliun per semester I 2025.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mencatatkan raihan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,42 triliun per semester I 2025.

Anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) itu membukukan nilai kontrak baru dari beberapa proyek. Seperti, New Plant AHM Deltamas Cikarang Bekasi, Infrastructure of Subang Smartpolitan, Structure of Grand Lucky Pekanbaru, serta Parking Building & Campus Plaza E Gunadarma Depok.

Lalu, Holiday Inn Express Bandung, Residence Mandarin Oriental Pandawa Denpasar, OMC Building IKK Pindodeli Karawang, Industrial Office Building & Facility of Charoen Pokphand Indonesia Jakarta.

“Kemudian, Bungur Sport Complex Depok, Rumah Sakit Keluarga Sehat Coverall Rembang, Tretes Raya Hotel Pandaan, dan Anugerah Argon Medika Medan,” kata VP of Investor Relations & Sustainability SSIA Erlin Budiman, kepada Kontan, Jumat (19/7).

Baca Juga: Naik 141,12% dalam Sepekan, Saham Nusa Raya Cipta (NRCA) Disuspensi Bursa

Erlin Budiman menjelaskan, saat ini SSIA dan anak usaha, termasuk NRCA, juga tengah mengikuti beberapa proses tender yang sedang berjalan. “(Hasilnya) akan kami informasikan kemudian,” katanya.

Di sisi lain, Erlin belum berkomentar banyak terkait dampak penurunan Tarif Trump dan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) terhadap kinerja SSIA.

Asal tahu saja, tarif impor Amerika Serikat (AS) turun dari 32% menjadi 19% untuk Indonesia. Sementara, suku bunga acuan BI turun 25 basis poin (bps) menjadi 5,25%.

“Kami masih terus melihat dulu perkembangannya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, saham NRCA saat ini tengah disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan parkir di level Rp 815 per saham.

Melansir RTI, harga saham NRCA naik 141,12% dalam sepekan dan terbang 162,90% dalam sebulan. Secara year to date (YTD), saham saham NRCA terbang 131,53%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×