kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,51   7,16   0.77%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Northstar dikabarkan akan hengkang dari Delta Dunia


Selasa, 23 Januari 2018 / 19:07 WIB
Northstar dikabarkan akan hengkang dari Delta Dunia
ILUSTRASI. BUMA, anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Northstar Pacific dikabarkan bakal melepas kepemilikannya atas saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID). Northstar diisukan akan melepas 3,26 miliar atau setara 38,37% saham DOID, yang saat ini dimiliki oleh perpanjangan tangan private equity tersebut, yakni Northstar Tambang Persada Ltd.

Namun, Eddy Porwanto, Direktur Keuangan DOID mengaku, belum memiliki informasi detail terkait kabar tersebut. Pasalnya, rencana divestasi merupakan ranah pemegang saham.

Namun, dia tak menampik adanya kemungkinan Northstar ingin hengkang dari DOID."Mereka (Northstar) sudah cukup lama pegang investasi ini, sejak 2009," ujar Eddy saat dikonfirmasi, Selasa (23/1).

Sedikit menilik ke belakang, kepemilikan Northstar atas DOID melalui proses yang cukup panjang. Pada 2008, Northstar mengakuisisi kontraktor batubara, yakni PT Bukit Makmur Utama (BUMA).

Setahun setelahnya, tepatnya pada November 2009, Northstar membeli 40,05% saham DOID senilai US$ 350 juta. Saat itu, DOID masih merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti.

Northstar membeli saham DOID lantaran DOID saat itu mengakuisisi seluruh saham BUMA. Dengan kata lain, BUMA melakukan backdoor listing melalui DOID dan pada saat yang bersamaan DOID menjadi induk BUMA. Backdoor listing saat itu dilakukan pada level harga Rp 1.600 per saham.

Jika mengacu pada harga saham DOID saat ini, artinya Northstar tidak memperoleh keuntungan. Pasalnya, harga saham DOID saat ini ada di level Rp 1.050 per saham. Ini dengan asumsi harga penjualannya tidak menggunakan harga premium.

Harapan untuk mencicip sedikit keuntungan dari perolehan dividen juga sirna. Sebab, sejak diakuisisi, DOID tak kunjung mencetak laba lantaran kinerja keuangannya tertekan oleh tanggungan utang jumbo BUMA yang terkonsolidasi dalam keuangan DOID.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×