kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Delta Dunia fokus garap bisnis jasa pertambangan


Senin, 08 Januari 2018 / 12:20 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) kini sedang mengurus pengembalian izin usaha pertambangan (IUP) milik anak usahanya. Pasalnya, IUP milik dua anak usaha DOID telah berakhir sejak 2014 dan 2016 lalu.

Direktur Utama DOID Hadianto Kumala mengatakan, berakhirnya IUP eksplorasi dua anak usaha DOID, PT Pulau Mutiara Persada (PMP) dan PT Banyubiru Sakti (BBS) membuat mereka tak memiliki kegiatan eksplorasi saat ini.

"Sehubungan dengan telah berakhirnya IUP eksplorasi PMP di Desa Muara Ketalo sejak Maret 2014 dan di Desa Semambu sejak Mei 2016, serta IUP eksplorasi BBS yang telah berakhir sejak Oktober 2016 lalu, maka kami saat ini sedang mengurus proses pengembalian seluruh IUP eksplorasi kepada pemerintah," ujar Hadianto dalam keterangan resmi, Senin (8/1).

Tak lagi memiliki IUP, DOID masih akan berfokus pada bisnis batubara. Bedanya, DOID kini berfokus dalam mengembangkan usaha entitas anaknya yang bergerak di bidang jasa pertambangan.

Menurut Hadianto, saat ini DOID akan fokus mengembangkan anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Membaiknya harga komoditas batubara membuat aktivitas kegiatan BUMA meningkat seiring meningkatnya aktivitas penambangan batubara di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×