kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Nilai tukar rupiah masih bayangi laju IHSG


Minggu, 15 Juli 2018 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Yudho Winarto

Dus, Frederik menilai BI juga berpeluang menaikkan kembali tingkat suku bunga acuannya demi stabilisasi nilai tukar. Sebab, The Fed juga punya rencana menaikkan kembali FFR sebanyak dua kali hingga tahun ini.

Dia memprediksi laju IHSG akan tertekan, mengingat selama sepekan lalu IHSG menguat lebih dari 4%. “Memang menguat selama tiga hari berturut-turut, tapi belum jadi uptrend masih tahap konsolidasi,” katanya.

Selain IHSG sudah menguat, Frederik menilai banyak ketidakpastian yang berhubungan dengan kenaikan FFR dan sentimen global lainnya

Sementara, Kepala Riset Narada Aset Manajemen, Kiswoyo Adi Joe punya pendapat berbeda. Menurutnya, pekan ini IHSG masih bergerak sideways ke arah positif.

Dia menilai BI tak akan menaikkan BI 7DRRR lagi meskipun dollar AS masih menunjukkan keperkasaannya. “Karena selisihnya sudah 3,25%, harusnya 3% saja sudah cukup jadi kemungkinan tidak akan menaikkan lagi,” ujar Kiswoyo.

Hanya, pasar akan melihat pernyataan BI terkait pertumbuhan ekonomi di semester II-2018 ini. Dia memprediksi IHSG bisa bergerak hingga ke level 6.000 di bulan Juli ini. Pasar akan bergerak negatif di bulan Agustus mendatang karena aksi profit taking atas kenaikan yang terjadi pada bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×