kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Nikkei naik lebih 1 %, bursa Asia ditutup berseri


Kamis, 04 Agustus 2016 / 16:07 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

HONG KONG. Bursa saham Asia rebound pasca jatuh ke level terdalam lima pekan, Kamis (4/8) mengikuti jejak saham Jepang dan saham berbasis material memimpin kenaikan bursa regional.

Mengutip Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific menguat sebesar 0,7% menjadi 135,18 pukul 16:00 sore waktu Hong Kong setelah turun sebanyak 1,9% pada Rabu, terbesar sejak Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Indeks Nikkei 225 naik 171,78 poin, atau 1,07 %, lebih tinggi pada 16.254,89. Indeks Topix menambahkan 11,01 poin, atau 0,87 %, ke level 1.282,99.

Penguatan bursa Jepang didorong melemah yen. Pada perdagangan pagi, yen Jepang menguat setinggi 100,84. Sebelum akhirnya kembali melemah ke level 101,66.

Yen telah menguat dalam beberapa hari terakhir setelah beberapa investor yang tersisa kecewa dengan rincian rencana stimulus fiskal Perdana Menteri Shinzo Abe.

Sementara itu, indeks acuan Australia, ASX 200 ditutup naik 10,08 poin, atau 0,18 %, pada 5.475,80, dengan sub-indeks energi menguat 2 % menyusul rebound harga minyak semalam.

Di Korea Selatan, Kospi menguat 5.24 poin, atau 0,26 %, ke 2.000,03. Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,51 % dalam perdagangan sore.

Pasar China daratan kebanyakan up, dengan komposit Shanghai menambahkan 4,19 poin, atau 0,14 %, pada 2.982,65, dan komposit Shenzhen berakhir lebih tinggi oleh 14,09 poin, atau 0,72 %, pada 1.948,91.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×