kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

MRAT ingin produksi makanan rendah kolesterol


Rabu, 13 November 2013 / 20:56 WIB
ILUSTRASI. Co-Founder & CEO Fortius Distributions Indonesia, Yasa Singgih. Pemilik bisnis sepatu ini memilih emas setelah mendapat informasi dari buku.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Tidak puas menjual produk jamu dan kosmetik PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mengaku akan memproduksi makanan ringan rendah kolesterol. Hal tersebut terungkap saat perseroan menggelar public expose pada hari ini, Rabu (13/11) di kantornya Graha Mustika Ratu, Jakarta Selatan.

Dalam pantauan KONTAN, saat public expose tersebut salah satu pemegang saham ritel perseroan ada yang bertanya apakah MRAT akan memproduksi makanan berkadar kolesterol rendah. Ternyata pertanyaan tersebut diiyakan oleh perseroan.

"Ya, kami ada rencana produksi makanan rendah kolesterol karena pada dasarnya setiap orang Indonesia suka makan dan cemilan," jawab Dwi Putri Yanti, GM Corporate Planning dan Communication MRAT.

Namun, menurut Dwi memproduksi hal yang baru harus didiskusikan terlebih dahulu oleh pemilik perusahaan. "Untuk kapan produksinya harus didiskusikan dulu oleh founder kami yakni Mooryati Soedibyo," jelas Dwi.

Dwi bilang bisnis produk makanan sehat tersebut hanya sebagai sampingan, karena bisnis utama MRAT tetap berupa jamu dan kosmetik.

Seperti kita tahu penjualan produk jamu dan kosmetik MRAT di sepanjang Januari - September 2013 mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Hal tersebut mengakibatkan pendapatan dan laba bersih perseroan anjlok.

Pendapatan di periode Januari - September 2013 sebesar Rp 283,97 miliar. Angka tersebut menurun 11,5% dibanding tahun lalu sebesar Rp 321 miliar. Sementara, laba bersih perseroan tercatat Rp 10,63 miliar. Angka tersebut turun 30% dibanding tahun lalu sebesar Rp 15,22 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×