kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (4/6), IHSG Masih Rawan Koreksi


Kamis, 04 Juni 2026 / 06:44 WIB
Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (4/6), IHSG Masih Rawan Koreksi
ILUSTRASI. rekomendasi saham pilihan untuk hari ini (4/6/2026)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini (4/6/2026). Hal tersebut terjadi setelah IHSG ditutup melemah tajam pada hari sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG anjlok 4,11% atau turun 254,36 poin ke level 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026).

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi.

Baca Juga: Dividen PGAS Rp 3 Triliun Cum Dividen Date Hari Ini (4/6), Harga Saham Tren Melemah

“IHSG masih rawan terkoreksi dengan support di 5.884 dan resistance di 5.967,” kata dia kepada KONTAN, Rabu (3/6/2026).

Ia menambahkan, pelaku pasar masih akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah serta pandangan lembaga asing terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Sekedar mengingatkan, rupiah ditutup ambles 0,72% ke Rp 17.967 per dolar AS pada Rabu (3/6/2026). Ini posisi terburuk rupiah sepanjang sejarah.

Adapun, sejumlah saham yang dapat dicermati untuk perdagangan jangka pendek antara lain AADI di kisaran Rp 8.500 - Rp 9.125, BMRI di Rp 4.220-Rp 4.320, serta MEDC di Rp 1.340 - Rp 1.430 per saham.

Lebih lanjut, Herditya bilang, IHSG masih berada dalam fase downtrend karena dipicu oleh sejumlah sentimen, baik eksternal maupun domestik.

 

Selain itu, koreksi juga terjadi pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya sempat menguat signifikan dalam dua hari perdagangan terakhir.

“Ditambah dengan sentimen negatif dari outlook lembaga pemeringkat terhadap Danantara, yang turut membebani pergerakan indeks,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×