kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Minyak Mentah Terus Terjerembap


Selasa, 28 Oktober 2008 / 12:42 WIB


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Hingga perdagangan pukul 10.34 hari ini (28/10) minyak jenis light sweet crude oil di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman bulan Desember terus mengalami koreksi lebih dalam pada US$ 61,75 per barel. Artinya, harga minyak telah mengalami koreksi sebanyak 57,99% dari harga tertingginya yaitu US$ 147 per barel pada Juli 2008.
 
Minyak rupanya tak bisa unjuk gigi seperti dulu lagi. Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo Futures Apelles RT Kawengian menilai terkoreksinya minyak kali ini diakibatkan oleh beberapa hal.

Pertama, permainan para hedge fund di Amerika yang sudah mulai kehabisan stok minyak. Kedua, krisis keuangan yang terjadi di mana-mana membuat negara-negara pengonsumsi minyak terbesar seperti Amerika Serikat (AS), China dan India mulai menghemat penggunaan minyak. Walhasil permintaan akan minyak perlahan terus menurun.

Rupanya, pemangkasan kuota produksi minyak sebesar 1,5 juta barel per hari oleh negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC belum mampu mendongkrak harga minyak.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×