kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Meski sempat menguat tajam, rupiah ditutup menguat tipis, ini penyebabnya


Senin, 19 Agustus 2019 / 17:41 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga mempunyai pendapat lain mengenai pergerakan rupiah hari ini. Ia mengatakan rupiah hari ini sempat mengalami penguatan yang cukup besar di sesi I perdagangan. Hanya saja, setelah sesi 2 perdagangan kembali dibuka rupiah perlahan mengalami koreksi meskipun hingga akhir penutupan mengalami penguatan tipis.

Josua berpendapat sentimen yang memengaruhi koreksi pada rupiah di sesi II perdagangan karena komentar dari menteri keuangan RI yang bilang akan membatasi kepemilikan asing pada SBN menjadi sekitar 20% dengan mengembangkan basis investor domestik.

Baca Juga: Rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp 14.203 per dolar AS pukul 11.00 WIB, Senin (19/8)

Inisiatif tersebut sebenarnya dinilai sangat baik oleh Josua. Hanya saja, pasar merespon komentar tersebut berbeda. “Komentar ini direspons oleh pasar dengan pembelian dolar AS sehingga tadinya berada di Rp 14.200 menjadi Rp 14.240,” ujar Josua.

Untuk esok hari, Ibrahim memprediksi rupiah akan mengalami pelemahan tipis di kisaran level Rp 14.177 – Rp 14.288 per dollar AS. Alasannya, masih terkait tarik menarik sentimen perang dagang AS-China yang negatif dan rencana China melakukan reformasi suku bunga yang dinilai sebagai sentimen positif.

Berbeda, Josua masih memperkirakan rupiah masih ada peluang menguat di kisaran Rp 14.200 – Rp 14.275 per dollar AS. Alasannya, sentimen eksternal perang dagang masih mempengaruhi pergerakan rupiah esok karena minimnya data yang akan keluar malam ini.

Baca Juga: Harga SUN cenderung bergerak terbatas menunggu sejumlah sentimen

Selain itu, Josua juga berpendapat pasar menantikan hasil RDG Bank Indonesia yang akan dilaksanakan dalam pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×