kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

MES & Bahana TCW rilis reksadana pendapatan tetap


Jumat, 18 November 2016 / 18:53 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Investor yang berminat dapat melakukan pembelian awal minimal Rp 100.000. Reksadana Bahana MES Syariah Fund menggunakan bank kustodian Standard Chartered Bank. Produk ini disinyalir sesuai bagi investor berprinsip syariah dengan profil risiko konservatif hingga moderat.

Reksadana Bahana MES Syariah Fund berpeluang menawarkan imbal hasil (return) 7% - 9% per tahun. Sesuai kebijakan investasi reksadana pendapatan tetap pada umumnya, produk ini akan leluasa berinvestasi pada efek obligasi syariah (sukuk) pemerintah sekitar 80% - 100%. Sisanya 0% - 20% berupa instrumen pasar uang syariah atau kas.

Budi Hikmat, Direktur Investor Relation & Chief Economist PT Bahana TCW Investment Management menjelaskan, perusahaan lebih menggemari sukuk pemerintah karena terbilang bebas risiko (risk free). Aset dasar ini juga cukup awam bagi para calon investor.

Untuk tahap awal, sukuk negara yang disasar bertenor menengah, lima tahun hingga 10 tahun. Namun, di waktu mendatang, ada potensi pergeseran durasi portofolio guna meminimalisir risiko ataupun mengoptimalkan cuan. "Saat ini strateginya porsi hampir semua di sukuk. Kas sedikit," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×