kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Mengulik prospek Indofarma (INAF) setelah jalin kerjasama dengan perusahaan Korea


Minggu, 29 September 2019 / 13:07 WIB
ILUSTRASI. Penjualan Indofarma tumbuh


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Adapun upaya ini sejalan dengan pengembangan portfolio bisnis INAF yang kuat di alat kesehatan.

Lewat kerjasama pemasaran dan distribusi ini, INAF mendapatkan izin lisensi jangka panjang dengan evaluasi secara periodik setiap tiga tahun untuk menyesuaikan dengan masa berlakunya izin edar produk.

Baca Juga: RS Terlambat Bayar Tagihan, Laba SDPC Jadi Tertekan

INAF menargetkan bisa mengisi kebutuhan alat tersebut di rumah sakit dan Institusi secepatnya dengan harapan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja penjualan Indofarma di 2020.

Herry menyatakan dengan kerjasama ini ditambah dengan produk alat kesehatan lainnya yang akan diluncurkan pada 2020 mendatang, penjualan alat kesehatan INAF di 2020 mampu tumbuh 10 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Asal tahu saja, sampai saat ini, Indofarma sudah memiliki partner dari beberapa negara untuk mengembangkan bisnis alat kesehatan antara lain dengan Kanada, China, Korea Selatan dan Yordania.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×