kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Menanti pengumuman ECB, simak rekomendasi untuk kurs EUR/GBP


Kamis, 12 September 2019 / 19:21 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar GBP - EUR


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menanti keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) pasangan kurs EUR/GBP direkomendasikan untuk sell pada perdagangan Jumat (13/9). Mengutip Bloomberg, pasangan EUR/GBP pada perdagangan Kamis (12/9) pukul 17:32 WIB tercatat menguat 0,11% ke level 0.8939 dibandingkan hari sebelumnya. 

Analis HFX International Berjangka Ady Phangestu mengungkapkan, pergerakan pasangan kurs EUR/GBP untuk perdagangan Jumat (13/9) sangat bergantung pada keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) malam ini. Dalam pertemuan tersebut, ECB diperkirakan akan memangkas suku bunga depositonya sebanyak 10 basis poin (bps) menjadi minus 0,5%. 

Baca Juga: Pelonggaran moneter Bank Sentral Eropa memberi tenaga bagi euro versus poundsterling

Upaya tersebut bakal dilakukan untuk membatasi dampak pelemahan ekonomi yang diakibatkan sentimen perang dagang dan geopolitik yang terjadi di global. Selain itu, ECB juga diantisipasi untuk memulai kembali kebijakan stimulus atau quantitative easing (QE), yang mana jika langkah tersebut ditunda bisa menimbulkan risiko. 

Untuk pasangan EUR/GBP pelaku pasar juga masih menunggu harga menembus level psikologis. "Level 0.9000 akan menjadi level kunci bagi EUR/GBP, dengan level support terdekat di 0.8900," ungkap Ady kepada Kontan, Kamis (12/9).

Menurutnya, pergerakan pasangan kurs Benua Eropa tersebut berpotensi untuk melanjutkan penguatan, asalkan sukses menembus level psikologis. Apalagi, dari sentimen GBP belum memiliki kejelasan.

Sebagaimana diketahui parlemen Inggris masih berkutat pada pembahasan apakah Negeri Ratu Elisabeth bakal keluar dari Uni Eropa (UE) atau Brexit dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan. Kondisi tersebut membuat pergerakan GBP dalam sepekan terakhir terus mengalami tekanan. 

Baca Juga: Sejumlah data yang dirilis hari ini diramal bakal menekan pairing GBP/USD




TERBARU

[X]
×