kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menakar Target Baru IHSG di Tengah Potensi Pemilu Satu Putaran


Rabu, 21 Februari 2024 / 07:03 WIB
Menakar Target Baru IHSG di Tengah Potensi Pemilu Satu Putaran
ILUSTRASI. proyeksi IHSG


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejumlah sekuritas mulai mengerek naik target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tahun ini. Sejumlah sentimen pun menjadi 

Kepala Riset Samuel Sekuritas Indonesia  Prasetya Gunadi sedikit melakukan penyesuaian target indeks dari semula 7.600 menjadi 7.800. Target ini mencerminkan price to earnings ratio (PER) 13,3 dengan pertumbuhan earning per share (EPS) 8,6%.

 “Karena premi risiko pasar yang lebih rendah, didukung oleh kondisi keamanan yang stabil di pasar pasca pemilu,” kata Prasetya, Selasa (20/2).

Adapun pemilihan presiden 2024 berpeluang besar hanya berlangsung satu putaran. Pasangan nomor urut 02, yakni Prabowo-Gibran masih memimpin hasil hitung cepat (quick count) sementara dengan perolehan suara 58%.  

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan dari MNC Sekuritas untuk Rabu (21/2)

Menurut Prasetya, legitimasi kemenangan sementara yang diraih pasangan Prabowo-Gibran akan sangat bergantung pada langkah hukum yang diambil oleh dua kandidat lainnya sebelum pengumuman hasil pemilu yang direncanakan berlangsung pada 20 Maret mendatang.

Jika tidak ada keberatan dari pasangan lainnya, Samuel Sekuritas memperkirakan sentimen pasar akan tetap positif. Hal ini akan mengundang aliran dana asing masuk  ke pasar saham.

Head of Research Ciptadana Sekuritas Arief Budiman juga menaikkan target IHSG tahun ini dari semula 7.500 menjadi 7.700. Target ini menyiratkan PER sebesar 13,2 kali

Sentimen pemerintahan yang stabil dan kebijakan yang berkesinambungan menjadi faktor utama  yang membawa potensi kenaikan (upside) di pasar saham. Ciptadana meyakini, pelaku pasar mengharapkan adanya transisi yang mulus dari pemerintahan saat ini ke pemerintahan berikutnya.

“Kami memperkirakan hal ini akan mengarah pada reli pasar jangka pendek karena memudarnya ketidakpastian pemilu,” terang Arief. Pelaku pasar selanjutnya akan berfokus pada susunan kabinet, terutama pada posisi menteri keuangan.

Dari sisi eksternal, investor akan mencermati risalah rapat federal open market committee (FOMC) bulan Januari

Baca Juga: Begini Rekomendasi Saham yang Menarik dari Binaartha Sekuritas untuk Hari Ini (21/2)

Namun, Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia  Reza Priyambada mengatakan, Reliance Sekuritas belum mengubah target IHSG tahun ini.

“Kami memiliki outlook yang positif pada pasar ekuitas dalam negeri dan menargetkan IHSG di level 7.810 untuk base scenario dan 8.010 untuk bull scenario,”kata Reza kepada Kontan.co.id, Selasa (20/2).

Target ini dengan asumsi kecenderungan IHSG yang mengalami pertumbuhan di tahun pemilu dan dengan target PER di level 15,23 kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×