kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Memburu Cuan dari Sejumlah Emiten yang Royal Tebar Dividen di Akhir Tahun


Senin, 25 September 2023 / 13:42 WIB
Memburu Cuan dari Sejumlah Emiten yang Royal Tebar Dividen di Akhir Tahun
ILUSTRASI. Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Memburu Cuan dari Sejumlah Emiten yang Royal Tebar Dividen di Akhir Tahun.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Para pemburu dividen bisa mulai mempersiapkan dana investasi. Pada kuartal keempat tahun ini, ada sederet emiten yang biasanya membagikan dividen interim.

Misalnya  PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Ada juga PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga langganan bagikan dividen.

Nilai dividen yang dibagikan di kuartal akhir ini rata-rata punya porsi yang cukup signifikan terhadap total dividen tahunan. 

Baca Juga: Emiten Ini Berpotensi Tebar Dividen Interim, Cek Rekomendasi Sahamnya

Ambil contoh pada tahun 2022 ADRO membagikan dividen interim Rp 251,28 per. Nilai ini mencerminkan 51,07% dari total dividen ADRO 2022.

Potensi dividen interim SIDO juga menarik untuk disimak.  Saban tahun dividen interim yang dibagikan emiten ini persentasenya selalu di atas 30% dari total dividen tahun buku terkait.

CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo mengatakan, kemungkinan emiten-emiten ini masih akan membagikan dividen interim. 

 

Meski demikian, bisa jadi nilainya mungkin tak akan sebesar tahun buku 2022.

Sebab, kinerja emiten tahun ini cenderung melambat, misalnya emiten yang bermain di bisnis pertambangan batubara. 

Baca Juga: Dividen Emiten Perbankan Diproyeksi Masih Gede, Tapi Emiten Tambang Turun

Selain itu, sejumlah saham tersebut telah mengalami kenaikan harga, sehingga dividend yield diperkirakan akan lebih rendah.

Praska menilai, rencana dividen ASII, ADRO, dan SIDO lebih menarik untuk dicermati pada kuartal akhir ini.

ia merekomendasikan beli untuk tenor jangka menengah-panjang saham ADRO dan ASII dengan target harga masing-masing Rp 3.150 dan Rp 6.550 per saham.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Emiten yang Bakal Bagi Dividen Interim pada Kuartal IV 2023

Praska menyarankan beli jangka pendek SIDO dan UNVR dengan target harga masing-masing Rp 640 dan Rp 4.050. 

Untuk BBCA, Praska merekomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 9.300 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×