kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Melihat prospek saham emiten komoditas pasca Malaysia, India dan Australia lockdown


Selasa, 01 Juni 2021 / 06:35 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Karena nantinya produksi akan terganggu tetapi dari sisi demand cenderung normal. Namun, para pelaku pasar juga perlu mencermati terkait kebijakan domestik soal pajak karbon yang dalam jangka menengah bisa mengerem industri akan kebutuhan bahan bakar batubara.

Investor saat ini perlu melihat kembali sentimen yang cukup mix pada komoditas CPO maupun batubara yang terdampak akibat adanya lockdown di ketiga negara tersebut. 

"Komoditas CPO secara jangka pendek akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat, sedangkan harga batubara yang sudah di atas diperkirakan akan bergerak konsolidasi terlebih dahulu," jelas Hendri. 

Baca Juga: Simak proyeksi pergerakan IHSG untuk Senin (31/5)

Kendati harga komoditas relatif sudah bergerak konsolidasi, namun Hendri mencermati masih ada beberapa saham yang sudah terkoreksi dalam dan menanti adanya rebound.

Antara lain PTBA dapat dicermati dengan target harga Rp 2.300 - Rp 2.400, ADRO dengan target harga Rp 1.200 - Rp 1.240, HRUM dengan target harga Rp 5.300 - Rp 5.400. Sedangkan saham-saham CPO nampak wait and see terlebih dulu menanti momentum teknikal rebound.

Selanjutnya: Ini rekomendasi saham-saham berbasis komoditas di tengah kenaikan harga komoditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×