kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Melihat prospek saham emiten komoditas pasca Malaysia, India dan Australia lockdown


Selasa, 01 Juni 2021 / 06:35 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Karena nantinya produksi akan terganggu tetapi dari sisi demand cenderung normal. Namun, para pelaku pasar juga perlu mencermati terkait kebijakan domestik soal pajak karbon yang dalam jangka menengah bisa mengerem industri akan kebutuhan bahan bakar batubara.

Investor saat ini perlu melihat kembali sentimen yang cukup mix pada komoditas CPO maupun batubara yang terdampak akibat adanya lockdown di ketiga negara tersebut. 

"Komoditas CPO secara jangka pendek akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat, sedangkan harga batubara yang sudah di atas diperkirakan akan bergerak konsolidasi terlebih dahulu," jelas Hendri. 

Baca Juga: Simak proyeksi pergerakan IHSG untuk Senin (31/5)

Kendati harga komoditas relatif sudah bergerak konsolidasi, namun Hendri mencermati masih ada beberapa saham yang sudah terkoreksi dalam dan menanti adanya rebound.

Antara lain PTBA dapat dicermati dengan target harga Rp 2.300 - Rp 2.400, ADRO dengan target harga Rp 1.200 - Rp 1.240, HRUM dengan target harga Rp 5.300 - Rp 5.400. Sedangkan saham-saham CPO nampak wait and see terlebih dulu menanti momentum teknikal rebound.

Selanjutnya: Ini rekomendasi saham-saham berbasis komoditas di tengah kenaikan harga komoditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×