kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

MDLN terbitkan global bond untuk danai capex


Rabu, 03 April 2013 / 14:01 WIB
ILUSTRASI. Kapal perang Rusia Admiral Vinogradov melakukan peluncuran rudal dari sistem rudal anti-pesawat Kinzhal selama latihan, 28 Februari 2018.


Reporter: Dea Chadiza Syafina

JAKARTA. PT Moderland Realty Ltd Tbk (MDLN) menyiapkan anggaran untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2013 sebesar Rp 1,9 triliun. Salah satu sumber dananya adalah melalui penerbitan obligasi berdenominasi dollar alias global bond.

Investor Relation MDLN Cuncun Wijaya merinci sumber dana capex MDLN di 2013. Pertama, dari hasil penjualan surat utang tahun 2012 lalu, yang mencapai Rp 500 miliar.

Kedua, penjualan lahan kepada PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dengan perkiraan pendapatan penjualan lahan tahun ini mencapai Rp 900 miliar.

"Sisanya sebanyak Rp 500 miliar kami dapatkan dengan melakukan penerbitan global bond tahun ini," ungkap Cuncun di Jakarta pada Rabu (3/4).

Cuncun menjelaskan, MDLN berencana menerbitkan global bond senilai US$ 150 juta, dengan asumsi tenor antara lima tahun sampai dengan tujuh tahun. Sayang ia enggan mengungkapkan lebih detil. Ia beralasan, langkah tersebut baru akan ditempuh MDLN pada semester II nanti. 

"Alasan kami menerbitkan obligasi dollar karena ada indikasi dapatkan funding yang murah dibandingkan dengan lokal," lanjut Cuncun.

MDLN akan menggunakan capex Rp 1,9 triliun untuk mengakuisisi lahan di Cikande, Serang, Banten dan juga di timur Jakarta. MDLN berencana melakukan akuisisi lahan seluas 445 hektare di kawasan industrial Cikande. Sementara itu, untuk di timur Jakarta, MDLN akan mengakuisisi lahan seluas 750 hektare.

Sampai dengan Maret 2013 lalu, MDLN telah melakukan akuisisi lahan seluas 410 hektare dari masyarakat di kawasan timur Jakarta. Meski begitu, Cuncun enggan menyebut dengan jelas, tepatnya lokasi timur Jakarta itu.

Cuncun bilang, rencananya lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan hunian atau residence dan juga untuk industri. "Porsinya sepertinya sama, 50%-50%," kata Cuncun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×