kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Mayoritas konsumen muslim, seluruh pabrik Unilever Indonesia (UNVR) halal


Kamis, 14 November 2019 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Rexona produk Unilever


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyertaan sertifikat halal dalam produk-produk personal care sedang digalakkan pemerintah. Dalam beleid Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, seluruh produk wajib bersertifikat halal per 17 Oktober 2019. 

Proses untuk mendapatkan label halal ini tidak mudah. Syarat yang harus dipenuhi tidak hanya dari produknya saja, tetapi perusahaan juga harus mematuhi unsur halal secara menyeluruh. 

Mulai dari formula dan bahan baku, suplai bahan baku, proses produksi dan fasilitas, hingga proses distribusi harus memenuhi ketentuan halal yang ditetapkan LPPOM MUI. 

Baca Juga: Unilever Indonesia (UNVR) berencana stock split dengan rasio 1:5, ini kata analis

Perusahaan multinasional seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menaati peraturan tersebut bahkan sempat mengaplikasikan sistem jaminan halal secara sukarela sejak 1994. 

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso menyatakan Unilever menyadari bahwa 85% konsumennya adalah muslim. 

"Oleh karenanya, sejak awal kami telah memulai untuk lakukan sertifikasi produk-produk. Adapun seluruh pabrik UNVR di Indonesia telah mendapatkan sertifikasi dari LPPOM MUI," jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis (14/11). 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×