kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

AS-Iran Damai, Harga Minyak WTI dan Brent Turun Lebih dari 13%


Rabu, 08 April 2026 / 12:09 WIB
AS-Iran Damai, Harga Minyak WTI dan Brent Turun Lebih dari 13%
ILUSTRASI. IRAN-CRISIS/OIL-PAKISTAN (REUTERS/Akhtar Soomro)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dunia anjlok tajam setelah Amerika Serikat menyetujui 10 poin proposal yang diajukan Iran sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata. 

Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu (8/4/2026) pukul 11.38 WIB, harga minyak jenis WTI dalam sehari terkoreksi 15,42% menjadi US$ 95,70 per barel, sedangkan minyak jenis Brent merosot 13,68% menjadi US$ 94,32 per barel.

Pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi menilai penurunan tajam ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran gangguan pasokan, seiring kembali terbukanya jalur distribusi minyak di kawasan Timur Tengah khususnya melalui Selat Hormuz. 

Baca Juga: Rupiah Perkasa ke Rp 17.014 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (8/4), Seluruh Asia Naik

"Gencatan senjata selama dua minggu ini sangat bisa dimanfaatkan oleh negara-negara untuk melakukan ekspor minyak dari timur tengah melalui Selat Hormuz," ujar Ibrahim pada Rabu (8/4/2026). 

Ia menambahkan, meredanya ketegangan geopolitik memberi ruang bagi stabilisasi pasokan global yang sebelumnya sempat tertekan akibat konflik di kawasan tersebut.

Dalam jangka pendek, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi kebijakan energi di berbagai negara. Ibrahim memperkirakan, negara yang sebelumnya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) berpeluang melakukan penyesuaian turun jika tren pelemahan harga minyak berlanjut.

Ibrahim melihat penguatan emas mencerminkan pergeseran sentimen pasar ke aset lindung nilai, di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti arah kebijakan global.

Ia memperkirakan harga emas masih berpeluang melanjutkan kenaikan mendekati level US$ 5.000 per ons troi.

"Ini juga akan membuat harga logam mulia Antam mengalami penguatan, kemungkinan besar akan menuju level Rp 3 juta per gram," kata Ibrahim.

Ke depan, Ibrahim menilai pergerakan harga minyak dan emas tidak hanya dipengaruhi faktor geopolitik, tetapi juga dinamika politik di Amerika Serikat, perang dagang, serta keseimbangan pasokan dan permintaan global.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat 2,2% ke 7.127 Pagi Ini (8/4), Top Gainers LQ45: NCKL, MAPI, MDKA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×