kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.871.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.445   -75,00   -0,45%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Mata uang regional tertekan perburuan dollar AS


Rabu, 01 Agustus 2012 / 11:22 WIB
Mata uang regional tertekan perburuan dollar AS
ILUSTRASI. Warga antre untuk membeli produk penunjang kesehatan seperti obat, vitamin dan masker di salah satu apotek di Jakarta, Kamis (1/7). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/07/2021.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

HONG KONG. Sebagian besar mata uang Asia jatuh menjelang pengumuman keputusan kebijakan oleh The Federal Reserve (The Fed) dan European Central Bank (ECB). Pemaparan data manufaktur China juga membuat nilai tukar makin layu.

Hari ini, hingga pukul 9:39 rupiah melemah 0,3% ke Rp 9.465 per dollar AS. Ringgit Malaysia turun 0,2% menjadi 3,1220, bath Thailand minus 0,1% menjadi 31,52 dan yuan kehilangan 0,11% ke 6,3700. Peso Filipina melemah 0,1% menjadi 41,787 dan dong Vietnam sedikit berubah di 20,865.

"Pasar terpaku pada rapat masing-masing bank sentral yakni The Fed dan ECB," ulas Wisnu Varathan, ekonom Mizuho Corporate Bank Ltd di Singapura. The Fed akan istirahat sejenak dan memutuskan tidak melakukan quantitative easing jilid ke 3 pada pekan ini.

Bank Sentral asal paman Sam diramal baru akan mengeluarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif pada September mendatang. Sedangkan dari ECB, pasar berharap ada kabar positif mengenai perkembangan industri perbankan di Uni Eropa yang tak membutuhkan banyak bailout.

Di tempat lain, won Korea Selatan naik 0,2% menjadi 1.127,95 per dolar. Mata uang itu menyentuh level tertinggi tiga-bulan 1.127,65. Won bergerak positif dengan spekulasi laju ekspor Korea Selatan tumbuh sesuai target. Kemudian, dollar Taiwan menguat 0,1% menjadi NT $ 29,975.

Analis melihat, investor memburu dollar karena ada sinyal positif atas pertumbuhan ekonomi dua kawasan yakni Amerika dan Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Thrive

[X]
×