Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) merombak komposisi Indeks LQ45 yang berlaku efektif mulai 3 Agustus 2026. Di mana, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) resmi dikeluarkan dari indeks saham unggulan tersebut.
Kedua saham tersebut digantikan oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) serta PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Berdasarkan pantauan Kontan Selasa (28/7) pukul 11.26 WIB, saham INDY naik 2,28% secara harian ke level Rp 2.690 per saham. Dalam sebulan harga saham INDY telah meningkat 41,95%.
Baca Juga: Laba Bersih Erajaya (ERAA) Tumbuh 37,96% Jadi Rp 784 Miliar di Semester I-2026
Sementara saham NCKL tercatat naik 1,79% secara harian ke level Rp 855 per saham. Dalam sebulan, saham NCKL naik 5,56%.
Dalam rekomendasi perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman merekomendasikan Buy if Break saham INDY di Rp 2.630 dengan target harga terdekat di Rp 2.680 – Rp 2.770 dan cutloss di bawah Rp 2.540.
Serta Speculative Buy saham NCKL dengan area beli di Rp 840, cutloss di bawah Rp 830 serta target harga terdekat di Rp 860-Rp 890.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














