kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Masih berkutat di zona merah, indeks tergerus 0,79% di sesi I


Rabu, 02 Maret 2011 / 12:24 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2019). IHSG lanjut koreksi, Selasa (21/1/2020). Kemarin, IHSG melemah 0,11% ke level 6.238,15.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada penutupan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berkutat di zona merah. IHSG ditutup pada level 3.484,842 atau turun 0,79%.

Seluruh sektor memerah. Penurunan terbesar dialami sektor pertambangan sebesar 1,84%. Baru kemudian disusul oleh sektor industri dasar dan infrastruktur dengan penurunan masing-masing sebesar 1,09% dan 1%.

Sekitar 150 saham ditransaksikan melorot selama sesi I. Sedangkan saham yang naik hanya 35 saham dan 64 saham lainnya tak banyak berubah.

Saham-saham penghuni top losers di antaranya: Aneka Kemasindo Utama (AKKU) turun 19,33% menjadi Rp 121, Wicaksana Overseas (WICO) turun 11,86% menjadi Rp 104, dan Plaza Indonesia Realty (PLIN) turun 11,11% menjadi Rp 1.600.

Sementara itu, saham yang menduduki jajaran top gainers di antaranya: Jakarta International Hotel (JIHD) naik 13,33% menjadi Rp 850, Bumi Teknokultura (BTEK) naik 6,67% menjadi Rp 800, dan Multi Prima Sejahtera (LPIN) naik 6,52% menjadi Rp 2.450.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×