kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Loyo, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 14.703 Per Dolar AS pada Selasa (2/5)


Selasa, 02 Mei 2023 / 15:46 WIB
Loyo, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 14.703 Per Dolar AS pada Selasa (2/5)
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor melemah 0,29% ke Rp 14.703 per dolar AS pada hari ini (2/5)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) terpuruk pada perdagangan hari ini. Selasa (2/5), rupiah Jisdor berada di level Rp 14.703 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor melemah 0,29% dibanding pergerakan di Jumat (28/4) di Rp 14.661 per dolar AS. Sejalan, rupiah spot ditutup melemah 0,27% ke Rp 14.714 per dolar AS.

Hingga pukul 15.00 WIB, rupiah pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia, padahal pergerakan mata uang di kawasan cenderung bervariasi. Di mana, dolar Taiwan berada satu tingkat lebih baik dari rupiah setelah ditutup koreksi 0,2%.

Berikutnya, won Korea Selatan yang juga sudah ditutup tergelincir 0,14% dan yen Jepang yang tertekan 0,06%.

Baca Juga: Terlemah di Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.714 Per Dolar AS Hari Ini (2/5)

Lalu ada rupee India yang turun 0,009% dan dolar Hongkong yang melemah tipis 0,003% pada perdagangan sore ini.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,21%. Disusul, baht Thailand yang terkerek 0,07%.

Selanjutnya, dolar Singapura yang naik 0,06%. Diikuti, ringgit Malaysia yang menguat 0,04% terhadap the greenback.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×