kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Jumat (10/7), Ini Kata Analis


Kamis, 09 Juli 2026 / 17:56 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Jumat (10/7), Ini Kata Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/7/2026), meski ruang penguatan dinilai masih terbatas.

IHSG naik 0,67% atau 39,07 poin ke level 5.912,44. Penguatan ini ditopang oleh sektor basic materials yang naik 2,10%, sementara sektor kesehatan menjadi penekan dengan koreksi 1,24%.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, penguatan IHSG turut sejalan dengan pergerakan bursa Asia yang didominasi kenaikan.

“Bursa Asia didominasi penguatan seiring rebound saham teknologi dan dukungan kebijakan moneter akomodatif dari China,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Rekomendasi Aset Kripto Kuartal III-2026 dan Proyeksi Teknikal Support Bitcoin

Ia menambahkan, bank sentral China atau PBOC tetap mempertahankan kebijakan moneter longgar guna mendorong konsumsi domestik, meskipun masih terdapat ketidakseimbangan antara sisi penawaran dan permintaan.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG didorong oleh meningkatnya cadangan devisa pada Juni serta percepatan realisasi anggaran negara pada semester I-2026.

Namun, sentimen pasar masih dibayangi kekhawatiran terhadap potensi penurunan status Indonesia menjadi pasar frontier, serta melemahnya kepercayaan konsumen dalam dua bulan terakhir.

Nico memperkirakan, pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (10/7/2026) cenderung menguat terbatas.

“IHSG berpotensi menguat dengan rentang pergerakan di 5.740 hingga 6.000,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran perlu diwaspadai karena berpotensi memicu volatilitas pasar.

Senada, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai, penguatan IHSG saat ini ditopang oleh sektor energi dan bahan baku.

“Pemicunya adalah eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran,” ujarnya.

Untuk perdagangan Jumat (10/7/2026), Nafan memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support di level 5.848 dan 5.723, serta resistance di level 5.972 dan 6.127.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Naik, Ekonom: Tekanan ICP ke APBN Sudah Terjadi Sejak Awal Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×