kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Lonjakan Harga Minyak Dunia Tekan Kripto, Ini Penjelasan Analis


Rabu, 08 Juli 2026 / 19:06 WIB
Lonjakan Harga Minyak Dunia Tekan Kripto, Ini Penjelasan Analis
ILUSTRASI. Uang kripto (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga minyak mentah dunia di tengah memanasnya kembali konflik di Timur Tengah mulai membebani aset berisiko, termasuk kripto. Hal ini terlihat dari kondisi pasar kripto global yang masih bergerak lesu, bahkan cenderung melemah beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (8/7/2026) pukul 18.10 WIB, harga Bitcoin berada di kisaran US$ 62.024 atau setara Rp 1,12 hingga Rp 1,15 miliar per koin. Harga Bitcoin saat ini turun 1,69% dalam 24 jam terakhir, dan mencatat pelemahan 2,70% dalam satu bulan terakhir. Sepanjang 2026, Bitcoin tercatat turun sekitar 28%.

Sementara itu, harga emas global bergerak di kisaran US$ 4.140 hingga US$ 4.190 per troy ounce. Di Indonesia, harga emas batangan Antam bertahan di sekitar Rp 2.670.000 per gram.

Dari sisi teknikal, rasio perbandingan harga emas terhadap Bitcoin sedang menguji level resistance jangka panjang yang sudah bertahan sejak 2011. Jika level ini berhasil ditembus ke atas, itu bisa menjadi sinyal bahwa rotasi modal dari kripto ke emas sedang berlangsung dalam skala yang lebih serius.

Baca Juga: Efek Domino Lonjakan Harga Minyak Dunia Mulai Menekan Laju Bitcoin

Analis Reku, Andri Fauzan, pun menjelaskan bagaimana rantai dampak melonjaknya harga minyak bisa sampai ke pasar kripto. Katanya, kalau harga energi yang naik berarti inflasi berpotensi meningkat lagi. Kalau inflasi naik, peluang The Fed memangkas suku bunga semakin kecil bahkan bisa berbalik arah. 

"Dan ketika suku bunga diperkirakan tetap tinggi lebih lama, aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin biasanya yang pertama kena tekanan," ujar Andri dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Perlu diketahui, harga minyak mentah Brent melonjak menembus US$ 76 per barel setelah Amerika Serikat mencabut lisensi yang sebelumnya mengizinkan ekspor minyak Iran ke pasar internasional. 

Kebijakan ini diambil sebagai respons langsung atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz, jalur pelayaran yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia. Pasar energi langsung bereaksi dengan lonjakan pembelian kontrak berjangka dan meningkatnya volatilitas harga komoditas.

Ketegangan di Selat Hormuz bukan hanya isu energi. Gangguan di jalur ini memicu kekhawatiran terhadap logistik pengiriman, biaya asuransi kapal, dan kelancaran pasokan minyak global secara keseluruhan. Hasilnya, premi risiko pada harga minyak naik tajam dan tekanan inflasi global kembali menguat.

Baca Juga: Kripto Terkoreksi Paling Dalam, Begini Prospek Bitcoin hingga Akhir 2026

Andri menekankan beberapa hal yang perlu dicermati dalam kondisi seperti ini. Pertama, level harga US$ 62.000 menjadi area krusial bagi Bitcoin. Jika harga menembus ke bawah level ini secara konsisten, tekanan jual berpotensi berlanjut lebih dalam.

Kedua, data makro AS yang akan dirilis dalam waktu dekat, termasuk data inflasi dan laporan ketenagakerjaan, akan menentukan seberapa lama premi risiko di pasar komoditas dan aset berisiko tetap tinggi.

"Diversifikasi portofolio menjadi semakin relevan dalam kondisi seperti ini. Alokasi ke aset yang lebih defensif seperti emas kripto yang dapat dibeli melalui PAXG dan XAUT patut dipertimbangkan, dengan begitu investor bisa memanfaatkan teknologi kripto yang efisien dari sisi spread dan biaya, tapi juga menyesuaikan komposisi portofolio dengan profil risiko yang lebih realistis," kata Andri.

Baca Juga: Bitcoin dan Ethereum Kompak Terkoreksi 20% di Juni 2026, Ini Penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×