kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Laba turun 22,3% di 2019, simak rekomendasi saham Semen Indonesia (SMGR) berikut


Selasa, 17 Maret 2020 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Truk pengangkut semen melintas di kawasan Pabrik Semen Gresik, Tuban, Jawa Timur, Kamis (2/8). Kinerja Semen Indonesia (SMGR) di tahun lalu masih di atas ekspektasi analis. ANTARA FOTO/Moch Asim/foc/18.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Industri semen berpotensi tumbuh
Analis NH Korindo Sekuritas Meilki Darmawan menilai, penurunan suku bunga bulan lalu akan memiliki dampak positif bagi penjualan semen domestik. Namun, efek ini baru akan terasa pada kuartal II-2020 dengan seiring peningkatan daya beli properti dan mulai berjalannya proyek properti.

“Sebenarnya relaksasi loan-to-value (LTV) yang sudah dimulai pada Desember 2019 juga merupakan regulasi yang memiliki dampak kuat ke penjualan semen namun saya memastikan kenaikan signifikan baru akan terasa pada kuartal II-2020,” ujar Meilki kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: FASW dan WOMF akan tebar dividen, begini rekomendasi analis

Prediksi dia, jika industri properti sudah mulai menunjukkan data peningkatan penjualan, maka penjualan semen nasional berpotensi tumbuh sekitar 5%.

Namun, estimasi pertumbuhan itu belum menyertakan unsystematic risk dan masih cukup dinamis untuk ke depan. Di tambah saat ini terdapat sentimen penyebaran virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×