Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas terkoreksi pada perdagangan Rabu (19/8/2026) pagi. Pukul 07.44 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 4.393,70 per ons troi, turun 0,61% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 4.420,60 per ons troi.
Harga emas turun karena para pedagang menilai kembali prospek inflasi dan suku bunga AS di tengah kenaikan yield obligasi pemerintah global.
"Bagi emas, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil,"kata Ewa Manthey, ahli strategi komoditas di ING Bank seperti dikutip Bloomberg.
Baca Juga: Harga Minyak Naik pada Rabu (19/8) Pagi, Sinyal Penyelesaian Perang AS-Iran Memudar
Pasar obligasi jangka panjang diselimuti kekhawatiran tentang berbagai hal. Mulai dari inflasi hingga ledakan AI yang sarat utang.
Salah satu kekhawatiran adalah bahwa gejolak geopolitik akan membuat perekonomian lebih rentan terhadap guncangan pasokan.
Pemegang obligasi juga khawatir pemerintah akan gagal mengendalikan pengeluaran yang mencerminkan kekhawatiran tentang keberlanjutan fiskal dan pada akhirnya mendorong investor membeli emas sebagai aset lindung nilai yang aman.
Baca Juga: Oxala Energi (PIPA) Bidik Ekspansi ke Bisnis Pengolahan Gas, Siapkan Langkah Akuisisi
"Kondisi seperti itu justru akan menciptakan lingkungan yang tidak biasa, namun berpotensi mendukung emas, karena secara historis hubungan negatif antara emas dan yield obligasi pemerintah mungkin akan terus melemah," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank AS dalam sebuah catatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
