Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat kinerja positif pada kuartal I-2026 di tengah tekanan global.
Perusahaan membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 33,89 triliun, tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 31,56 triliun.
Kinerja tersebut turut ditopang oleh margin laba usaha yang tetap terjaga di level sehat, yakni 19,3%.
Baca Juga: Kinerja Barito Renewables (BREN) Moncer: Laba Capai US$ 43 Juta di Kuartal I-2026
Meski begitu, laba usaha tercatat mengalami penurunan 6% secara tahunan menjadi Rp 6,53 triliun, dari sebelumnya Rp 6,92 triliun.
Penurunan ini dipengaruhi oleh lebih rendahnya laba kurs dari aktivitas operasional.
Di sisi lain, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru menunjukkan peningkatan.
Hingga akhir Maret 2026, laba bersih INDF tumbuh 9% menjadi Rp 2,92 triliun, dari Rp 2,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama dan CEO INDF Anthoni Salim menegaskan, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.
“Kami akan terus fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan pangsa pasar dan profitabilitas,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/4)..
Baca Juga: Fore Kopi (FORE) Catat Kenaikan Laba 60,47% Jadi Rp 9,43 Miliar di Kuartal I-2026
Ke depan, Indofood berkomitmen mempertahankan fundamental bisnis yang solid, termasuk menjaga posisi neraca tetap sehat guna menghadapi dinamika pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













