CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Fore Kopi (FORE) Catat Kenaikan Laba 60,47% Jadi Rp 9,43 Miliar di Kuartal I-2026


Selasa, 21 April 2026 / 09:15 WIB
Fore Kopi (FORE) Catat Kenaikan Laba 60,47% Jadi Rp 9,43 Miliar di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Fore Kopi (FORE) cetak laba Rp 9,4 miliar, naik 60% yoy di kuartal I-2026.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) cetak kinerja moncer setelah mampu meraih lonjakan laba dan pendapatan di periode kuartal I-2026.

Dalam catatan laporan keuangannya, FORE mencatatkan laba sebesar Rp 9,4 miliar di kuartal I-2026, melonjak 60,47% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 5,87 miliar.

Sejalan dengan itu, kondisi penjualan perusahaan juga mengalami peningkatan menjadi Rp 444,45 miliar per tiga bulan pertama tahun 2026, melesat 52,37% yoy.

Secara rinci, penjualan dari segmen minuman mencapai Rp 461,09 miliar per awal tahun 2026, meningkat dari Rp 303,28 miliar. Segmen makanan tercatat Rp 58,82 miliar, naik dari Rp 31,9 miliar, serta penjualan lain-lain meningkat dari Rp 1,61 miliar menjadi Rp 1,93 miliar.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 17.125 Per Dolar AS Hari Ini (21/4), Terkuat di Asia

Kenaikan penjualan ini turut mendorong pertumbuhan laba bruto menjadi Rp 273,68 miliar, dari sebelumnya Rp 181,04 miliar. Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan tercatat naik menjadi Rp 170,78 miliar dari Rp 110,65 miliar, mencerminkan ekspansi bisnis yang agresif.

Dari sisi operasional, beban juga meningkat cukup signifikan. Beban penjualan tercatat sebesar Rp 212,15 miliar, naik dari Rp 138,73 miliar. Sementara beban umum dan administrasi mencapai Rp 45,26 miliar, dibandingkan Rp 32,88 miliar pada periode sebelumnya. Total beban operasional pun meningkat menjadi Rp 257,41 miliar dari Rp 171,61 miliar.

Meski demikian, FORE masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba operasional menjadi Rp 16,26 miliar, naik dari Rp 9,43 miliar. 

Dari sisi non operasional, perusahaan mencatat penghasilan bunga sebesar Rp 2,49 miliar, naik signifikan dari Rp 208,19 juta. Namun, beban keuangan juga meningkat menjadi Rp 4,46 miliar. Secara keseluruhan, beban lain-lain bersih tercatat sebesar Rp 1,08 miliar.

Dengan demikian, laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp 15,18 miliar, meningkat dari Rp 6,32 miliar pada periode sebelumnya. Setelah memperhitungkan beban pajak sebesar Rp 5,75 miliar, laba periode berjalan FORE tercatat Rp 9,43 miliar, tumbuh dari Rp 5,88 miliar.

Hingga akhir Maret 2026, FORE melaporkan total aset sebesar Rp 1,16 triliun, stabil dari posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp 1,16 triliun.

 

Total liabilitas tercatat Rp 474,1 miliar per Maret 2026, turun dari akhir tahun 2025 sebesar Rp 279,58 miliar. Ekuitas perusahaan justru mengalami kenaikan menjadi Rp 690,14 miliar dari sebelumnya Rp 680,58 miliar.

Perusahaan minuman dan makanan ini juga melaporkan saldo kas dan bank pada akhir tahun sebesar Rp 253,8 miliar hingga kuartal I-2026, melesat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 45,23 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×