kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.979   -34,00   -0,19%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Laba bersih SSIA melorot 35% di kuartal I


Kamis, 16 Juni 2016 / 23:01 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Emiten properti dan kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mengalami perlambatan kinerja di kuartal I 2016. Laba bersih perseroan di tiga bulan pertama menurun 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan audit yang dirilis SSIA, Kamis (16/6), perseroan berhasil mengantongi laba bersih Rp 132,27 miliar di kuartal I 2016, turun 35% dari Rp 203,83 miliar pada periode yang sama tahun 2015. Alhasil laba per saham perseroan turun dari Rp 43,65 menjadi Rp 28,33.

Penurunan tersebut seiring dengan merosotnya pendapatan usaha SSIA sebesar 11,1% secara year on year (yoy) dari Rp 1,317 triliun menjadi Rp 1,17 triliun di kuartal I tahun ini.

Di saat yang sama, pendapatan lainnya justru turun dari Rp 38,1 miliar menjadi Rp 8,3 miliar dan tercatat rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp 21,5 miliar, padahal periode yang sama tahun lalu justru mencatat laba dari entitas asosiasi Rp 21,27 miliar.

Pendapatan SSIA selama kuartal berasal dari jasa konstruksi Rp 681,7 miliar atau turun dari Rp 878,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lalu dari penjualan tanah kawasan industri naik dari Rp 248,9 miliar menjadi Rp 287,2 miliar, pendapatan hotel naik dari Rp 141,9 miliar menjadi Rp 156,5 miliar serta pendapatan sewa, parkir dan jasa pemeliharaan naik dari Rp 47,5 miliar menjadi Rp 54 miliar.

Total aset perseroan per akhir Maret 2016 tercatat sebesar Rp 6,37 triliun, turun dari Rp 6,46 triliun pada periode akhir Desember 2015. Ini terdiri dari liabilitas sebesar Rp 2,9 triliun atau turun dari Rp 3,12 triliun pada akhir 2015 dan ekuitasnya Rp 3,47 triliun atau naik dari Rp 3,3 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×