kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba bersih Bank Sinarmas melompat 156%


Sabtu, 18 Desember 2010 / 10:59 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) yakin bisa memenuhi target pertumbuhan laba bersih sampai akhir tahun 2010. Purwanto, Sekretaris Perusahaan Bank Sinarmas mengatakan awalnya, sampai kuartal IV tahun 2010 manajemen berharap bisa mendapatkan laba bersih sebesar Rp 105 miliar. "Tapi sepertinya laba bersih kami bisa mencapai Rp 125 miliar," urai Purwanto.

Padahal pada 31 Desember 2009 lalu, laba bersih Bank Sinarmas baru sebesar Rp 48,77 miliar. Artinya kalau keyakinan manajemen terbukti, maka laba bersih BSIM naik 156,3% dari tahun sebelumnya.

Dari sisi pendapatan bunga bersih alias net interest income, Purwanto memastikan terjadi peningkatan. Sayangnya, ia enggan untuk mengungkap lebih rinci angkanya. Sekadar catatan, pendapatan bunga bersih Bank Sinarmas di akhir tahun lalu mencapai Rp 312,03 miliar.

Selain terjadi peningkatan laba bersih, rasio kredit bermasalah alias Non Performing Loan (NPL) Bank Sinarmas juga diperkirakan turun di akhir tahun ini. Posisi NPL Gross Bank Sinarmas di Oktober 2010 mencapai 1,8%, meningkat dibandingkan NPL Gross akhir 2009 yang hanya 1,6%. Menurut Purwanto, NPL gross mereka bisa berkurang menjadi 1,5% sedangkan NPL netto mereka juga akan menjadi 1,1%.

Menurut Purwanto, penurunan angka NPL ini disebabkan adanya utang yang sudah terbayar menjelang akhir tahun. "Kredit yang belum terbayar itu sudah lunas," katanya. Akibatnya, NPL mereka pun ikut menyusut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×