kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mitratel (MTEL) Peroleh Green Trade Loan Rp 500 Miliar dari HSBC


Kamis, 14 Mei 2026 / 17:46 WIB
Mitratel (MTEL) Peroleh Green Trade Loan Rp 500 Miliar dari HSBC
ILUSTRASI. Mitratel sukses raih Green Trade Loan Rp 500 miliar dari HSBC untuk infrastruktur digital berkelanjutan. (DOK/MTEL)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) memperoleh fasilitas kredit Green Trade Loan dari HSBC Indonesia senilai Rp 500 miliar untuk pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan.

Fasilitas kredit tersebut bersifat short term dan uncommitted. Dana akan dialokasikan untuk pembiayaan proyek yang memenuhi kriteria hijau atau berkelanjutan.

Mitratel akan memanfaatkan pendanaan ini untuk memperluas jaringan Fiber to the Tower serta memperkuat ekosistem menara telekomunikasi berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko berharap langkah tersebut dapat meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan jejak karbon operasional perusahaan melalui pengembangan infrastruktur digital ramah lingkungan.

“Fasilitas Green Trade Loan ini menjadi bagian penting dari strategi Mitratel dalam memperkuat pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan di Indonesia,” jelas pria yang akrab dipanggil Teddy dalam keterangan resmi, Rabu (14/5/2026).

Baca Juga: Mitratel (MTEL) Berencana Merger Internal, Simak Rekomendasi Sahamnya

Mitratel juga terus mengembangkan green tower initiatives melalui pemanfaatan energi terbarukan, termasuk penguatan layanan Power as a Service (PaaS) dan integrasi panel surya pada menara telekomunikasi.

Teddy menilai pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih sektor infrastruktur digital.

Menurutnya, kolaborasi Mitratel dengan HSBC mencerminkan kuatnya fundamental Environmental, Social, and Governance (ESG) Mitratel di tengah ekspansi bisnis yang terus berlangsung.

“Pencapaian ESG Risk Rating Mitratel di level 18,8 kategori low risk menunjukkan kemampuan perseroan mengelola risiko keberlanjutan secara konsisten,” ucap Teddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×